Pengguna mengakses website melalui berbagai perangkat dengan ukuran layar yang berbeda. Sebagian orang menggunakan komputer, sementara lainnya memilih laptop, tablet, atau smartphone. Perbedaan ukuran layar tersebut membuat pemilik website perlu memperhatikan tampilan agar setiap pengunjung tetap dapat membaca dan menggunakan halaman dengan nyaman.
Tampilan website untuk berbagai layar membutuhkan desain yang mampu mengikuti kondisi perangkat. Pemilik website tidak cukup hanya membuat halaman terlihat menarik pada komputer. Mereka juga perlu mengatur ukuran tulisan, gambar, menu, tombol, dan elemen lain agar tetap berfungsi dengan baik ketika pengguna membuka website melalui layar yang lebih kecil.
Gunakan Desain Responsif
Desain responsif membantu halaman menyesuaikan susunan elemen berdasarkan ukuran layar. Dengan pendekatan ini, pemilik tidak perlu membuat tampilan terpisah untuk setiap perangkat.
Atur lebar konten agar dapat mengikuti ruang yang tersedia. Kemudian, gunakan tata letak yang dapat berubah ketika pengguna berpindah dari layar besar ke layar kecil.
Sebagai contoh, beberapa kolom yang tampil berdampingan pada komputer dapat tersusun secara vertikal pada smartphone. Perubahan tersebut membuat pengguna tetap dapat membaca seluruh informasi tanpa harus menggeser halaman ke samping.
Atur Ukuran Tulisan
Ukuran tulisan turut memengaruhi kenyamanan ketika pengguna membaca website. Tulisan yang terlalu kecil dapat menyulitkan pengunjung, terutama ketika mereka menggunakan smartphone.
Gunakan ukuran teks yang mudah dibaca dan berikan jarak antarbaris yang cukup. Bedakan ukuran judul, subjudul, dan isi agar pengguna dapat mengenali struktur informasi dengan cepat.
Selain itu, hindari penggunaan terlalu banyak jenis font. Pilih font yang sederhana dan konsisten agar tampilan tetap rapi pada berbagai perangkat.
Sesuaikan Ukuran Gambar
Gambar dapat memperkuat informasi dalam sebuah halaman. Namun, ukuran gambar yang tidak sesuai dapat mengganggu tampilan ketika pengguna membuka website melalui layar kecil.
Gunakan gambar yang dapat menyesuaikan lebar area konten. Pastikan gambar tidak keluar dari batas halaman atau memaksa pengguna melakukan scroll secara horizontal.
Selain ukuran visual, perhatikan pula ukuran file. Kompres gambar sebelum mengunggahnya agar halaman tetap ringan dan dapat memuat konten dengan lebih cepat.
Buat Navigasi yang Fleksibel
Menu website perlu menyesuaikan ukuran layar. Navigasi yang terlihat luas pada komputer dapat memenuhi seluruh bagian atas layar ketika pengguna membukanya melalui smartphone.
Karena itu, gunakan menu yang dapat berubah sesuai kebutuhan perangkat. Pada layar kecil, pemilik dapat menggunakan menu hamburger atau bentuk navigasi lain yang tetap mudah ditemukan.
Pastikan setiap pilihan memiliki jarak yang cukup agar pengguna dapat menyentuh tombol tanpa salah memilih menu. Selain itu, gunakan nama menu yang singkat dan mudah dipahami.
Perhatikan Ukuran Tombol
Tombol menjadi salah satu elemen yang sering pengguna gunakan untuk melakukan tindakan. Contohnya seperti tombol masuk, beli, daftar, kirim, atau baca selengkapnya.
Buat tombol dengan ukuran yang cukup untuk disentuh menggunakan jari. Berikan jarak antar tombol agar pengguna tidak menekan pilihan yang salah.
Pada saat yang sama, jangan membuat tombol terlalu besar hingga memenuhi sebagian besar layar. Sesuaikan ukuran dengan fungsi dan posisi tombol pada halaman.
Gunakan Ruang dengan Bijak
Ruang kosong membantu tampilan website terlihat lebih teratur. Namun, jumlah ruang kosong perlu menyesuaikan ukuran layar.
Pada komputer, halaman memiliki ruang yang lebih luas sehingga pemilik dapat memberikan jarak antarbagian dengan lebih leluasa. Sementara itu, layar smartphone memiliki ruang terbatas sehingga pengaturan jarak perlu lebih efisien.
Gunakan ruang kosong untuk memisahkan bagian penting tanpa membuat pengguna harus menggulir terlalu jauh untuk menemukan informasi berikutnya.
Hindari Scroll Horizontal
Scroll horizontal dapat membuat pengguna merasa kurang nyaman, terutama pada smartphone. Pengunjung harus menggeser layar ke kanan dan kiri hanya untuk membaca satu halaman secara lengkap.
Periksa lebar tabel, gambar, video, formulir, dan elemen lainnya. Pastikan semua bagian mengikuti batas layar yang tersedia.
Jika halaman memiliki tabel dengan banyak kolom, cari cara untuk menyederhanakan tampilannya atau gunakan pola yang lebih sesuai untuk perangkat kecil.
Uji Website pada Berbagai Perangkat
Pemilik website tidak cukup hanya mengandalkan tampilan dari satu perangkat. Lakukan pengujian melalui komputer, tablet, dan beberapa jenis smartphone.
Periksa posisi menu, ukuran tulisan, gambar, tombol, formulir, serta bagian lain yang pengguna perlukan. Kemudian, coba buka halaman dalam posisi layar tegak maupun mendatar pada perangkat yang mendukung kedua orientasi tersebut.
Pengujian membantu menemukan masalah yang mungkin tidak terlihat ketika pemilik hanya menggunakan satu ukuran layar.
Evaluasi Setelah Menambahkan Perubahan
Tampilan website dapat berubah ketika pemilik menambahkan plugin, fitur, gambar, atau bagian baru. Karena itu, setiap perubahan perlu mendapat pemeriksaan kembali.
Setelah menambahkan elemen tertentu, buka halaman melalui beberapa ukuran layar. Jika muncul bagian yang terpotong atau posisi elemen berubah secara tidak sesuai, segera lakukan penyesuaian.
Dengan evaluasi rutin, pemilik dapat menjaga tampilan website tetap nyaman meskipun terus mengalami perkembangan.
Kesimpulan
Tampilan website untuk berbagai layar membutuhkan perhatian terhadap desain responsif, ukuran tulisan, gambar, navigasi, tombol, ruang kosong, serta struktur halaman. Pemilik juga perlu menghindari scroll horizontal agar pengguna dapat membaca dan berinteraksi dengan website secara lebih nyaman.
Selain itu, lakukan pengujian melalui berbagai perangkat setelah melakukan perubahan pada website. Jika membutuhkan bantuan untuk mengoptimalkan tampilan, struktur, dan performa website secara lebih terarah, jasa seo profesional dapat menjadi salah satu pilihan sesuai kebutuhan.

Rahma Yani adalah seorang pelajar yang memiliki minat di bidang SEO dan digital marketing serta aktif mempelajari strategi optimasi untuk meningkatkan visibilitas website di mesin pencari.
