Bagi calon mahasiswa sarjana, skor TOEFL S1 menjadi salah satu syarat administrasi yang hampir selalu kampus cantumkan.
Perguruan tinggi menggunakan sertifikat ini untuk memastikan calon mahasiswa mampu mengikuti perkuliahan, memahami literatur berbahasa Inggris, dan menyusun skripsi dengan referensi yang memadai.
Karena itu, kamu perlu memahami ketentuan skornya sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Alasan Kampus Menetapkan Syarat Skor TOEFL untuk Jenjang Sarjana
Program sarjana menuntut mahasiswa membaca berbagai referensi internasional, mengikuti kelas berbahasa Inggris, dan mengerjakan tugas akhir yang kerap memakai sumber asing.
Kampus perlu memastikan kesiapan bahasa Inggris calon mahasiswa sejak tahap pendaftaran agar proses belajar berjalan lancar. Selain itu, beberapa program studi juga mewajibkan skor tertentu sebagai syarat sidang skripsi, bukan hanya syarat masuk.
Jenis Tes yang Sering Diminta untuk Jenjang Sarjana
Kampus biasanya meminta salah satu dari dua jenis tes berikut:
1. TOEFL ITP umumnya kampus dalam negeri meminta jenis ini untuk seleksi administrasi
2. TOEFL iBT universitas luar negeri hampir selalu mensyaratkan jenis ini karena diakui secara internasional
Sebelum mendaftar, pastikan kamu mengecek jenis tes yang program studi minta, karena kekeliruan memilih jenis sertifikat bisa membuat berkasmu tidak lolos verifikasi.
Kisaran Skor untuk Program Sarjana
Setiap kampus menetapkan standar yang berbeda-beda. Berikut gambaran umum yang sering kamu temui:
1. Kampus dalam negeri: skor TOEFL ITP minimal 450 sampai 500
2. Kampus di kawasan Asia: skor TOEFL iBT minimal 45 sampai 70
3. Kampus di Amerika Serikat dan Eropa: skor TOEFL iBT minimal 70 sampai 90
Kamu bisa mempelajari rincian ketentuan skor untuk berbagai jenjang pada artikel skor minimal TOEFL, sehingga kamu makin siap memenuhi standar yang program studi tuju minta.
Cara Mempersiapkan Diri Menghadapi Tes
Agar kamu bisa mencapai target skor yang kampus tetapkan, terapkan langkah-langkah berikut:
1. Pelajari format tes secara menyeluruh, termasuk struktur soal dan alokasi waktu tiap bagian
2. Latih kemampuan listening, structure, dan reading secara rutin setiap minggu
3. Perbanyak kosakata dengan membaca artikel atau buku berbahasa Inggris setiap hari
4. Ikuti simulasi tes agar kamu terbiasa dengan tekanan waktu saat ujian sesungguhnya
5. Catat dan pelajari kembali kesalahan dari setiap latihan agar hasil terus meningkat
Persiapan yang terstruktur akan membantumu mencapai target tanpa harus mengulang tes berkali-kali, sehingga kamu bisa menghemat biaya dan waktu pendaftaran.
Hal Lain yang Perlu Kamu Perhatikan Saat Mendaftar
Selain nilai tes, ada beberapa hal lain yang perlu kamu perhatikan ketika mendaftar program sarjana menggunakan sertifikat bahasa Inggris:
1. Perhatikan masa berlaku sertifikat, karena kebanyakan kampus hanya menerima sertifikat yang terbit dalam dua tahun terakhir
2. Pastikan lembaga penyelenggara tesnya sudah resmi dan diakui secara nasional maupun internasional
3. Simpan salinan sertifikat dalam format digital dan fisik untuk berjaga-jaga
4. Daftar tes jauh-jauh hari agar kamu punya waktu mengulang jika hasil pertama belum mencukupi
Kesalahan yang Sering Membuat Pendaftar Gagal
Beberapa calon mahasiswa gagal memenuhi syarat bukan karena kemampuan bahasa yang kurang, melainkan karena hal-hal teknis berikut:
1. Terlambat mendaftar tes sehingga sertifikat belum terbit saat batas akhir pendaftaran
2. Salah memilih jenis tes yang tidak sesuai dengan permintaan program studi
3. Kurang membaca detail ketentuan nilai untuk jenjang dan jurusan yang dituju
Menghindari kesalahan-kesalahan ini akan membuat proses pendaftaranmu jauh lebih lancar.
Kesimpulan
Memahami ketentuan skor TOEFL S1 akan membantumu mempersiapkan diri lebih matang sebelum mendaftar program sarjana, baik di kampus dalam negeri maupun luar negeri. Setiap kampus menetapkan standar yang berbeda, sehingga kamu perlu selalu mengecek ketentuan resmi dari program studi tujuan. Untuk informasi lebih lanjut seputar dunia pendidikan dan bahasa, kamu bisa mengunjungi ltigroup.id dan menemukan berbagai artikel pendukung lainnya.
