Cara Buat Pakan Fermentasi Buat Kambing Efektif

Pakan fermentasi menjadi solusi praktis bagi peternak yang ingin meningkatkan kualitas pakan dengan biaya terjangkau. Oleh karena itu, menguasai teknik ini sangat penting karena dapat menghemat biaya operasional hingga 40 persen. Selain itu, dengan teknik fermentasi yang tepat termasuk cara fermentasi rumput buat pakan kambing limbah pertanian dapat Anda ubah menjadi pakan bernutrisi tinggi yang disukai kambing.

Manfaat Pakan Fermentasi untuk Ternak Kambing

  • Meningkatkan produksi susu pada kambing perah seperti Etawa
  • Memperbaiki sistem pencernaan dan kesehatan kambing
  • Mempercepat proses penggemukan secara alami
  • Menghasilkan daging berisi dengan kolesterol rendah
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dan kekebalan kambing
  • Kotoran tidak berbau menyengat dan jumlahnya lebih sedikit
  • Menghemat waktu karena Anda tidak perlu ngarit setiap hari

1. Metode Fermentasi dengan Jerami

Bahan yang Anda Perlukan

  • 250-300 kg jerami padi atau rumput kering
  • 20 kg dedak atau bekatul
  • 50-60 kg ampas tahu atau pollard
  • 70 liter air bersih
  • 1 kg garam
  • 3 liter tetes tebu atau molase
  • 5-10 tutup botol EM4 Peternakan

 

Langkah Pembuatan

  1. Cacah jerami dengan ukuran 3-5 cm menggunakan parang atau mesin chopper
  2. Kemudian, larutkan tetes tebu, EM4, dan garam dalam air hingga tercampur rata
  3. Selanjutnya, hamparkan jerami cacahan di atas terpal bersih
  4. Setelah itu, campurkan jerami dengan dedak dan ampas tahu secara merata
  5. Siramkan larutan fermentasi sambil aduk hingga kelembaban mencapai 60 persen
  6. Masukkan campuran ke dalam drum plastik atau tong tertutup
  7. Lalu, padatkan hingga tidak ada rongga udara
  8. Tutup rapat dan simpan selama 21 hari di tempat teduh
  9. Terakhir, angin-anginkan 10-15 menit sebelum Anda berikan kepada kambing

 

2. Metode Fermentasi dengan Gedebog Pisang

Bahan yang Anda Butuhkan

  • 80 persen gedebog pisang segar
  • 15 persen ampas tahu
  • 5 persen bekatul
  • Tetes tebu atau gula merah secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Probiotik Starbio atau EM4 Peternakan
  • Air bersih secukupnya

 

Proses Pembuatan

  1. Potong gedebog pisang menjadi potongan kecil 3-5 cm
  2. Kemudian, larutkan probiotik dengan gula dan air, lalu diamkan 15 menit
  3. Selanjutnya, hamparkan gedebog pisang di atas terpal
  4. Campurkan dengan ampas tahu dan bekatul hingga rata
  5. Setelah itu, taburkan garam secara merata
  6. Siramkan larutan probiotik sambil aduk hingga merata
  7. Masukkan ke kantong plastik atau drum, tutup kedap udara
  8. Diamkan selama 1-3 hari untuk proses fermentasi
  9. Pakan siap di berikan setelah diangin-anginkan

 

3. Metode Fermentasi dengan Daun Singkong

Bahan yang Anda Perlukan

  • 30 kg daun singkong segar
  • 10 kg dedak padi atau bekatul
  • 200-300 gram ragi tape atau EM4
  • Air secukupnya
  • Karung plastik berlubang

 

Langkah Pembuatan

  1. Cuci daun singkong hingga bersih dari kotoran
  2. Kemudian, cacah daun singkong dengan mesin chopper ukuran kecil
  3. Selanjutnya, campurkan daun singkong dengan dedak perbandingan 3:1
  4. Tambahkan ragi tape atau EM4 sebanyak 1-2 persen dari total berat
  5. Setelah itu, aduk semua bahan hingga merata
  6. Masukkan ke karung plastik berlubang
  7. Terakhir, simpan di tempat teduh dan kering selama 3-4 hari

 

Ciri-Ciri Pakan Fermentasi

  • Aroma harum seperti tape, tidak berbau busuk
  • Warna kuning kecokelatan dengan jamur putih atau kuning
  • Tekstur lembut dan mudah di remas
  • pH sekitar 4-5 menunjukkan fermentasi optimal
  • Tidak ada lendir atau pembusukan
  • Serat terasa lebih lunak dibanding bahan mentah

Dosis Pemberian Pakan Fermentasi

  • Kambing dewasa: 2-4 kg per hari
  • Kambing muda: 1-2 kg per hari
  • Kambing bunting: 3-4 kg per hari
  • Kambing perah: 4-5 kg per hari

Selain itu, kombinasikan dengan konsentrat dan sediakan air minum yang cukup karena pakan fermentasi membuat kambing lebih haus.

Tips Penyimpanan Pakan Fermentasi

  • Simpan di tempat kering dengan ventilasi baik
  • Hindari paparan sinar matahari langsung
  • Tutup rapat wadah penyimpanan
  • Gunakan sistem FIFO dalam penggunaan stok
  • Periksa berkala untuk memastikan tidak ada jamur berbahaya

Kesimpulan

Teknik pembuatan pakan fermentasi sangat mudah Anda praktikkan dengan bahan-bahan murah dan mudah didapat. Baik menggunakan jerami, gedebog pisang, maupun daun singkong, semuanya menghasilkan pakan berkualitas yang membantu penggemukan kambing. Dengan demikian, dengan menguasai teknik yang tepat, peternak dapat meningkatkan produktivitas ternak sambil menekan biaya operasional peternakan secara signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *